Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bergaya atau Demi Keselamatan?

Waktu ke Merbabu kemarin saya merasa sedikit berbeda dari gaya hiking biasanya. Kalau pada kegiatan sebelumnya, saya tidak memaakai aksesoris berlebihan. Itu karena saya merasa risih jika harus berdandan dan memakai aksesoris ketika berada di alam terbuka. Ceritanya saya kepingin seperti Nadine Chandrawinata yang gayanya free tapi tetap terlihat cantik dan tak perlu ribet bawa ini itu *kemudian disuguhi cendol sama pemirsa*.

my trip my adventure

Nadine yang terlihat simple dan bebas, sumber: https://twitter.com/transtv_corp/

Jadi waktu ke Merbabu kemarin saya ini agak ribet pemirsa lantaran memakai aksesoris semacam pita merah putih di kepala. Ceritanya kan mau 17an di puncak, jadi saya mau lain daripada yang lain ketika muncak di Merbabu saat itu. Kemudian saya juga menggunakan buff untuk menghalau debu yang masuk. Ini serba salah lho, jika saya menggunakan buff maka nafas menjadi agak sesak. Sedangkan jika tidak menggunakannya, maka saya bisa terkena ISPA karena debu yang bertebaran sangat kuat sekali. Saya saja sampai batuk-batuk walaupun sudah menggunakan masker dari buff. Teman saya juga kena mimisan sepulangnya dari Merbabu karena terkena sedikit infeksi.

Nah ini yang jarang sekali saya gunakan, yaitu Sunglasses. Rasanya aneh saja kalau ke gunung menggunakan kaca mata hitam. Saya ini memiliki rasa sungkan dan takut dibilang gegayaan lantaran menggunakan kaca mata hitam padahal hanya hiking saja. Rasa takut saya ini cukup beralasan lho karena saya pernah menjumpai kasus pada salah satu forum yang agak mencibir salah satu pendaki muda. Pendaki tersebut kebetulan hiking dengan menggunakan setelan jas lengkap. Itu karena dia ingin merayakan moment kelulusannya di puncak impian. Memang sih tidak semuanya mencibir tapi ada saja yang negative thinking. Sejak itu saya agak berhati-hati kalau mau menggunakan aksesoris supaya tidak ada yang salah paham. Tapi menggunakan sunglasses saat hiking rasanya perlu untuk melindungi mata kita dari pancaran sinar matahari langsung, terlebih ketika ke Merbabu kemarin. Sunglasses melindungi mata dari debu yang bertebaran. Segitu aja mata saya masih terasa sakit lho walaupun sudah menggunakan sunglasses.

merbabu

Gaya waktu ke Merbabu kemarin, wajah tertutup sunglasses dan buff

Terus kemarin itu saya agak bandel lho, saya tidak menggunakan sarung tangan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Hasilnya, sekarang kulit tangan saya gosong serta mengelupas karena terpapar oleh sinar matahari secara langsung dengan jarak yang cukup dekat. Walaupun sudah menggunakan sun block rupanya tak cukup menghalau kuatnya sang surya. Tangan saya sekarang terlihat gosong serta mengelupas walaupun sudah seminggu berlalu sejak pulang dari Merbabu.

Jadi menurut teman-teman, jika kita menggunakan bermacam perlengkapan saat berada di luar ruangan itu namanya bergaya atau demi keselamatan ya?

Buat saya sih demi keselamatan daripada selepas turun gunung jadi sakit malah bahaya tho. Lagi pula saya sering “ngepo-in” Instagramnya para pendaki luar negeri, mereka keren-keren lho lengkap dengan aksesoris outdoor sport yang digunakan.

So, teman-teman berdasarkan pengalaman saya tadi, jangan ragu-ragu untuk menggunakan aksesoris yang dibutuhkan ketika beraktivitas di luar ruangan. Tidak apa-apa dibilang bergaya juga yang penting tubuh kita terlindungi dengan baik. Lagi pula kalau bergaya dan kesehatan terjaga itu lebih baik kan? Salam lestari.

Related Post

22 Comments

  1. Reply

    Walaupun mimpi untuk mendaki gunung belum kesampaian karena ada yang larang, menurut saya kalau untuk keselamatan sepertinya perlu digunakan dan juga menyesuaikan dengan kondisi lokasi. Salah satu contohnya seperti saat mendaki di gunung Merbabu yang mengharuskan untuk benar-benar mengutamakan keselamtan.

    • Reply

      iya betul, perlu buff dan juka sunglasses banget di sana, kalau tidak terlindungi bahaya untuk pernapasan dan penglihatan

  2. Eksa Studio's

    Reply

    Wahh ane sukanya malah moto bukan dipoto 😀
    Kata temen sih ane kalau gaya kaku :-/

  3. Reply

    Hebat, Mbak, bisa daki gunung. Kl sy baru daki beberapa jenjang kebun teh aja 😀

    Saya setuju, Mbak. Perlengkapan tentu harus memadai, spy tur lancar dan selamat tiba di tujuan, begitu pula saat pulang.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *