Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Petualangan ke Korea Selatan (1): Jakarta to Incheon

korea-selatan

Alhamdulillah, setelah lama menunggu akhirnya bisa ke Korea Selatan juga. Duhโ€™ kalimat pembukanya begini amat ya hehe, maklum masih terasa amazing sekali buat saya. Bagi saya yang jarang bepergian ke luar negeri apalagi ke tempat-tempat impian, pencapaian ke Korea Selatan itu sesuatu banget. Perjuangannya untuk mengajukan visa, drama izin cuti hingga badan ngedrop sebelum berangkat menjadi hal yang patut diapresiasi oleh diri sendiri ketika menginjakkan kaki di bumi Korea. Tahun 2016 lalu ketika gagal berangkat ke Korea, saya sedih bukan main, itu sebabnya ketika pasti berangkat di tahun 2017, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semuanya.

Insyaa Allah saya akan menceritakan secara detail petualangan ke Korea Selatan yang terbagi dalam beberapa part. Soalnya sayang kalau setiap detailnya dilewatkan. Oke sekarang saya akan menceritakan perjalanan pertama mulai dari Jakarta menuju Incheon dulu ya.

Baca dulu ini yuk: Menanti Pengajuan Visa Korea Selatan

Baca juga yang ini: Akhirnya Evrinasp ke Korea Selatan

Bertemu Travel Mate Baru

Kepergian saya ke Korea Selatan kali ini dengan menggunakan travel. Saya mendaftar melalui Cheria Halal Holiday yang ternyata tergabung dalam Garuda Konsorsium Wisata Halal Korea. Oh iya, saya berangkat dengan biaya sendiri lho jangan salah ya soalnya banyak yang menyangka disponsori walaupun inginnya begitu hihi masa mau gratisan terus Ev.

Pesawat Garuda Indonesia yang akan memberangkatkan kami menuju Incheon dijadwalkan berangkat sekitar pukul 23.00 wib. Seluruh peserta yang terdiri dari 11 orang (awalnya 15, namun 4 orang batal berangkat karena visa ditolak) diharuskan tiba di Terminal 2E Bandara Soekarno Hatta pukul 20.30 wib. Saya sudah tiba duluan di bandara sekitar pukul 18.00 wib, terlalu pagi memang karena saking semangatnya. Soalnya kalau berangkat terlalu sore khawatir kena macet di Jakarta.

korea-selatan

Namun saya ada temannya, ada Bapak Heri dan Ibu Lina dari Depok yang juga datang kepagian. Siapa sangkat ternyata Bapak Ibu ini menjadi teman selama perjalanan di Korea nanti. Ibu Lina ternyata mengerti drama Korea, makanya ibu mau banget pergi ke Seoul. Ibu Lina bercerita kalau dia suka sekali dengan Bae Yong Jun, jadi pas dong yak arena nanti akan ke Nami Island untuk melihat patung pemain Winter Sonata. Kalau kamu suka sama siapa Ev? Hmmm jangan ditanya, yang jelas suka sama oppa haha, nanti mau membuat tulisan tersendiri khusus hunting para oppa hehe.

Oke cerita dilanjut, saya, Bu Lina dan Pak Heri makan bersama di salah satu restoran fast food setelah melakukan shalat. Untuk teman-teman yang khawatir, tenang saja kemanapun kami pergi insyaa Allah selalu menjaga shalat. Apalagi tour kali ini adalah tour muslim, masa iya tidak shalat hehe.

Akhirnya setelah menunggu beberapa jam, ada Mbak Sicilia dari pihak travel yang sudah datang. Kami langsung menghampiri untuk mendengarkan penjelasan dan mendapatkan beberapa perlengkapan. Satu per satu peserta juga datang ke meeting point yang sudah ditentukan. Ada Ibu Erna dan Pak Nana dari Depok; kemudian ada Indras, Lina dan Aira dari Tasikmalaya; lalu ada rombongan dari Bandung yaitu Ibu Imas, Ibu Enid an Ibu Rise. Setelah semuanya lengkap Mbak Sicilia kemudian menjelaskan apa saja yang harus kami lakukan setelah tiba di Incheon nanti.

Saya mendapatkan passport, boarding pass dan juga beberapa formulir yang harus diisi untuk diserahkan kepada pihak imigrasi di Incheon nanti. Setelah semuanya lengkap, kami semua kemudian pergi ke ruang tunggu untuk bersiap take off menuju Incheon.

Korea Selatan, We are coming

Pesawat Garuda Indonesia berjenis air bus terlihat kokoh berdiri di landasan. Saya sudah tidak sabar untuk naik dan terbang bersamanya. Saat itu sudah sangat malam sekali sehingga ketika semua penumpang sudah duduk di kursi masing-masing langsung mengambil sikap untuk segera tidur. Apalagi perbedaan waktu antara Jakarta dengan Seoul cukup jauh yaitu 2 jam lebih cepat, sehingga kalau tidak tidur lebih awal bakalan ngantuk nantinya.

korea-selatan

korea-selatan

Beberapa kali saya terbangun karena harus menghabiskan sajian makanan yang diberikan pihak maskapai Garuda Indonesia. Sejujurnya saya tidak terlalu nafsu makan karena jam makan sudah lewat. Namun tidak ada salahnya untuk mengisi perut agar setibanya di Korea nanti sudah lebih fit.

Tak terasa pagi pun sudah tiba, terlihat dari jendela pesawat hamparan awan putih dan juga mentari. Navigator yang ada di screen juga sudah menunjukkan bahwa pesawat sudah berada di langit Seoul. Itu artinya sebentar lagi kami akan mendarat. Pihak maskapai memberikan informasi bahwa suhu udara di Seoul mencapai 4 derajat celcius. Saya pikir karena sudah berada di pertengahan bulan Maret maka suhu udara di Seoul sudah lebih hangat, tetapi ternyata masih dingin saja.

korea-selatan

Akhirnya moment yang ditunggu-tunggu tiba juga ketika pesawat berhasil mendarat dengan mulus di bandara Incheon. Saya langsung menggunakan jaket dan juga topi rajut untuk mengurangi dingin karena setelah keluar dari badan pesawat, udara dingin langsung terasa menusuk ke tubuh.

korea-selatan

Setelah masuk ke dalam bandara, kami semua sepakat untuk pergi ke toilet guna membersihkan diri. Kali ini tidak boleh ada yang terpisah dan harus bersama-sama demi kelancaran acara. Setelah semua selesai membersihkan diri, kami mengabadikan moment di sebuat tulisan Korea yang membuat semuanya happy sekali.

Oke foto-fotonya sudah dulu ya, kita harus segera ke imigrasi. Dari tempat tadi kami berjalan mengikuti papan petunjuk. Terlihat area sudah agak sepi karena para penumpang yang sudah tiba tadi segera langsung menuju imigrasi sedangkan kami sibuk mengabadikan diri harap maklum hehe.

korea-selatan

korea-selatan

Sama seperti ketika di Beijing dulu, untuk menuju tempat imigrasi, kami harus naik kereta terlebih dahulu menuju gate imigrasi. Di sana sudah berbaris foreign people, including us, untuk diperiksa kelengkapan datanya. Dulu waktu di Beijing, saya agak takut sama pihak imigrasinya karena terlihat sangar, namun di Korea Selatan berbeda lebih terlihat friendly.

Setelah semua keluar dari imigrasi, kami semua langsung menuju tempat pengambilan koper yang harus dihandle oleh masing-masing. Tidak terlalu lama kami di sana dan segera keluar ketika semua koper sudah dibawa. Setibanya di luar, kami langsung mencari Mr. Rio yang sudah menunggu sejak lama.

korea-selatan

korea-selatan

Kesan pertama, Mr Rio ini ramah dan murah senyum. Bahasa Indonesianya lancar karena dia selama 3 bulan pernah tinggal di Tangerang. Mr Rio mengarahkan kami untuk menunggu di salah satau sudut bandara tempat menunggu bus. Dari situ kami akan dibawa langsung menuju tempat drama Winter Sonata yaitu Nami island. Bagaimana Nami Island? Akan saya tuliskan pada part selanjutnya ya supaya tidak kepanjangan.

To be continued….

 

33 Comments

  1. Pingback: Petualangan ke Korea Selatan (2) Nami Island Korea Selatan

  2. Nisful Ardi

    Reply

    Indonesia juga punya banyak oppa oppa kok mbak ev.. OPPA TUA maksudnya.. Wkwkwk

    Btw ceritanya gantung ah.. Greget.. Ditunggu season 2 nya ya..

  3. Khoirur Rohmah

    Reply

    Bisa liat org wujudin mimpinya ke negeri impian itu, sesuatu banget mbak
    perlu apresiasi banget dah hheee

  4. Reply

    Lagi asyik baca, sudah bersambung aja nih Mba Evrina. Ga sabar tunggu cerita selanjutnya Winter Sonata ๐Ÿ™‚

  5. Reply

    Waah itu yg ditolak visanya kasian yaa… Aku jg pas kmrn apply rada dag dig dug, krn banyak baca orang2 yg ditolak visanya nth krn apa, pdhl bukan yg pertama kali jg ke luarnegri…

    • evventure

      Reply

      iya aku deg-degan juga mbak, secara ke korea selatan itu impian aku banget

  6. Risma

    Reply

    Mba mau tanya donk, aq rencana kan awal maret mau ke korea, itu pake jaket biasa aja cukup ga mba? Atau mesti pake jaket winter? Katanya kalo maret udah masuk semi kan ya? Tapi denger dari beberapa orang termmasuk mba ternyata maret itu masih dingin ya mba suhunya? Boleh masukan buat persiapan pakaiannya mba? Makasih….

    • evventure

      Reply

      Iya masih agak dingin, soalnya anginnya masih bertiup kencang, baiknya masih pake jaket winter, aku sampe berlapis2 lho itu

  7. Octavia

    Reply

    Halo, Mbak. Mau tanya itu seat di GA nomor berapa ya? Pemandangannya bagus, bisa liat sunrise dan masih dpt view sayap pesawat. Aku rencananya mau pilih seat nomor itu pas ke Korea nanti. Oiya satu lagi temen tour Mbak yg visanya ditolak itu alasannya apa ya? Mungkinkah Mbak tau? Aku rada takut nih utk pengajuan visa, soalnya ini pertama kali ke luar negeri dan langsung ke Korea hehe. Makasih ๐Ÿ™‚

    • evventure

      Reply

      Maaf mbak baru membalas, aku lupa duduk di seat berapa hehe, mau cari2 boarding pass gak yakin masih disimpan. Teman saya ditolak karena bukti keuangannya tidak terlalu jelas, memang agak ketat juga di bagian keuangan

  8. Ellyana

    Reply

    Kakak langsung ke tempat tujuan ya tanpa harus diperiksa lagi di bandara incheon korea

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *